Press "Enter" to skip to content

SEKAMI di Sinode IV: Mendengar Suara dari Generasi Penerus Gereja

Foto: Perwakilan dari kelompok kategorial Serikat Kerasulan Anak Misioner (SEKAMI) saat tampil menyampaikan sharing mereka seputar karya-karya baik sebagai misionaris cilik di paroki-paroki di Sidang Sinode IV Sesi II, Kamis, 16 April 2026. (Foto: KOMSOS KR)

KEUSKUPANRUTENG.ORGUtusan kelompok kategorial Serikat Kerasulan Anak Misioner (SEKAMI) hadir pada acara Sidang Sinode IV Sesi II Keuskupan Ruteng di Rumah Retret Wae Lengkas. Pada hari ke-4 Sidang Sinode, Kamis, 16 April 2026 mereka mengisi sesi Sharing Karya Baik yang telah dilakukan selama ini.

Ada 5 paroki yang kali ini mengirimkan utusan kdari kelompok SEKAMI, yakni Paroki Katedral, Mano, Pra-paroki Jawang, Ngkor, dan Kumba. Lima paroki ini diacak oleh panitia Sinode IV Sesi II dengan melihat berbagai praktik baik dan keterlibatan mereka dalam berbagai karya gereja di mana mereka tinggal.

Pendamping SEKAMI Paroki Santu Wilhelmus Ngkor, Sr. Hermina De Araujo Bestias, MSC saat membagikan sharing pengalamannya dalam mendampingi anak-anak SEKAMI pada acara Sidang Sinode IV Sesi II, Kamis, 16 April 2026. (Foto: KOMSOS KR)

Selain itu, kehadiran mereka yang mewakili anak-anak dalam Keuskupan Ruteng untuk mengambil bagian dalam acara Deklarasi Keuskupan Ruteng Sayang Anak. Deklarasi akan digelar pada acara penutupan Sinode IV Sesi II, Jumat, 17 April 2026.

Jesicca Monti Grimke, disapa Jesicca, anggota SEKAMI dari Paroki Santu Wilhelmus Ngkor dalam sharingnya di panggung Sinode IV menceritakan, ia bergabung dengan SEKAMI sejak tahun lalu dan mengalami pertumbuhan iman. Selain itu, SEKAMI, bagi dia, telah menjadi komunitas untuk saling berbagi dengan sesama teman dan orang-orang rentan, dan belajar mencintai lingkungan hidup.

“Saya pada awalnya tidak suka menari. Tetapi karena diajak oleh susuter pembina dan berlatih bersama-sama dengan teman-teman lain, saya akhirnya mau ikut berlatih dan sekarang jadi penari di SEKAMI Paroki Ngkor,” kisah Jessica.

Sesi Pleno atas hasil diskusi kelompok termasuk SEKAMI dalam Sidang Sinode IV Sesi II di Rumah Retret Wae Lengkas, Ruteng pada hari ke-4. Pendalaman berbagai kegiatan dan program dibahas dalam kelompok-kelompok dan di-pleno-kan dalam forum Sinode IV. (Foto: KOMSOS KR)

Ia dibentuk menjadi pribadi yang percaya diri dan terus mengembangkan bakat atau talenta berkat pendampingan para pembina. Pengalaman Jessica menjadi gambaran, bagaimana dalam komunitas SEKAMI anak-anak mengalami ‘penerimaan’ dan pertumbuhan iman sehingga orang tua perlu terus mendorong anak-anak mereka masuk dalam komunitas seperti ini.

“Jangan takut, Bapak Uskup. Ada kami yang menjadi generasi penerus Gereja. SEKAMI di paroki kami aktif dan kami selalu berkumpul setiap minggu untuk melakukan banyak kegiatan, termasuk mengisi koor Hari Minggu Panggilan,” ujar Jesicca, yang kini duduk di bangku Kelas III SMP Negeri I Ruteng di Cancar.

Jesicca mengatakan, dirinya bangga dan bahagia bisa mengikuti Sidang Sinode IV Sesi II, apalagi ketika ia juga diberi kesempatan di hadapan 170an peserta Sidang, termasuk Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Hormat berbagi sharing pengalamannya menjadi anggota SEKAMI. “Bahagia sekali karna ini pertama kali ada di sidang yang banyak orang seperti ini,” ungkapnya.

Ketua Komisi Anak dan Remaja Keuskupan Ruteng RD Beben Gaguk saat menyampaikan sumbang saran dalam acara Sharing Pendampingan kelompok kategorial SEKAMI saat Sidang Sinode IV Sesi II Keuskupan Ruteng. (Foto: KOMSOS KR)

Ketua Komisi Anak dan Remaja Keuskupan Ruteng RD Beben Gaguk, kepada media ini, mengatakan, bahwa anak adalah bagian penting dalam kehidupan menggereja. Mereka bukanlah sebatas “penerima manfaat” dari pelayanan orang dewasa, tetapi subjek pastoral yang berpartisipasi aktif dalam kehidupan menggereja.

“Mereka hadir, bukan saja untuk berbagi pengalaman dan kegiatan yang mereka telah lakukan di paroki, tetapi juga menyampaikan suara dan harapan yang nanti menjadi kebijakan dan program pastoral ke depan,” ujar RD Beben.

Keterlibatan anak-anak SEKAMI dalam Sinode IV ini juga menegaskan komitmen gerakan bersama Keuskupan Ruteng Sayang Anak, dengan demikian anak-anak semakin tangguh dalam menghadapi masa depan serta siap menjadi pelayan dan pemimpin Gereja Keuskupan Ruteng yang tercinta. (Laporan: Jimmy Carvallo. Sasha Claudia | Foto: Rafi Jeramat, Mozak Iring)

Comments are closed.