Ino Sengkang February 16, 2019

Dalam rangka hari kasih sayang Valentine Day 14 Februari 2019 dan untuk menggalang dana serta menggali potensi orang-orang muda maka di tahun Pelayanan diakonia OMK Paroki Santo Yoseph Kisol bekerja sama dengan seminari Pius XII Kisol menggelar pentas seni (Pensi). Kegiatan ini merupakan aplikasi nyata dari tahun pelayanan (diakonia) dari Orang Muda Katolik paroki St. Yosep Kisol.

Hadir dalam acara ini Romo Rizal Baeng Pr selaku Formator Seminari Pius XII Kisol, Baltasar Anggal Ketua Dewan Pastoral, Valens Victorya Tari Ketua OMK beserta seksi seksi serta seluruh umat se paroki St. Yosep Kisol. Acara bergensi ini digelar di dalam gedung Aula Santo Yosep Kisol, Kevikepan Borong, Kelurahan Tanah Rata, Kabupaten Manggarai Timur Jumat 15 Februari 2019 malam Pukul 20.00 Wita.

Saat ditemui media, Ketua OMK Paroki St Yosep Kisol, Valens Victorya Tari menyatakan rasa syukur atas berlangsung pentas seni dengan lancar dan aman.

“ini baru kegiatan awal. Karena selama ini yang kami lihat itu, hanya OMK yang ada di Paroki pusat yang buat kegiatan. Sedangkan OMK di stasi-stasi itu hilang muncul. Apalagi sekarang tahun pelayanan, kami merangkul kembali anak-anak muda baik yang sudah bekerja maupun pelajar untuk saling melayani hingga ke stasi-stasi . Kegiatan pentas seni ini dibuat atas semangat teman-teman OMK memeriahkan Valentine day dalam semangat tahun pelayanan, selain itu menggali dana untuk mendakan kegiatan ke stasi-stasi dan menggali potensi orang-orang muda. Dengan kegiatan seperti ini kami yakin kalau kami itu bisa,” tukas Helena penuh yakin

Helena juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pastor paroki, DPP, Lembaga pendidikan dan pembinaan calon imam Seminari Pius XII Kisol dan Orangtua.

“Kami sangat terbantu atas dukungan semua pihak ini, khusus bagi orangtua sangat mendukung dengan merelakan anak-anak untuk ambil bagian dalam acara ini. Di sini, keterlibatan OMK khusus pelajar SMA, SMP, SD dan TK luar biasa aktif. Kami senang sekali karena mereka semua ikut terlibat dalam kegiatan OMK dan sekami, bekerja sama, saling berbagi. Mereka sangat aktif,” ungkapnya.

Sebagai ketua OMK perempuan yang baru menjabat tiga bulan ini, dirinya berharap setelah kegiatan ini, OMK tetap satu hati dalam Cinta Kasih Yesus yang melayani dengan mengunjungi stasi-stasi yang belum memilki pengurus.

“Saya berrharap dari kegiatan ini semoga kami tidak lagi pisah tetapi kami satu hati. Kami akan mengunjungi stasi-stasi yang belum ada pengurusnya seperti stasi Nangarawa, stasi Bamo, Stasi Sola dan stasi Mbero. Terimakasih pada pengurus OMK stasi Rende, Omk stasi Podol, OMK stasi Waepoang walaupun baru dilantik namun berani ambil bagian dalam acara ini. Kedepannya kegiatan ini akan kami teruskan, karena kami sudah punya kalender kerja untuk melayani stasi-stasi,” harap Helen.

Acara pentas seni ini dibuka oleh ketua DPP paroki St Yosep Kisol.

“Kami selaku dewan pastoral paroki, bersama umat mendukung kegiatan positif orang muda. Orang Muda Katolik hendak menghidupi semangat pelayanan Yesus Kristus. Di tahun pelayanan ini, orang-orang muda Katolik terpanggil untuk melayani sesama yang membutuhkan sentuhan cinta kasih Yesus,” ungkap Baltasar Anggal

Formator Seminari Pius XII Kisol Romo Rizal Baeng Pr menyampaikan partisipasi dari seminari adalah bentuk dari sebuah Pelayanan sebagai calon imam Tuhan.
“Partisipasi ini merupakan aksi nyata tahun pelayanan para seminarian yang ikut terlibat aktif dalam kegiatan pastoral. Ini bagian dari pembinaan. Biarkan mereka mengenal umat yang ada di paroki, sekami, maupun OMK. Mereka bisa belajar bagaimana dinamika kehidupan umat,” kata Rm. Rizal Baeng Pr.

“Sebagai Lembaga pendidikan calon imam yang berada di wilayah paroki ini, kami menyambut baik untuk berkolaborasi. Kami melayani dengan sungguh total untuk OMK baik berupa Instrumen seperti Sound system dan Band. Siswa-siswa seminari juga mengisi beberapa acara musik dan lagu dari Sanpio Band,” jelasnya

Kegiatan ini berjalan lancar berkat kerja keras Seksi Acara Scholastika Atik Slija SPd dan Wilbrodus No’u SPd. Selaku seksi acara, Scholastika dengan penuh haru dan bangga menuturkan, persiapan dan kerja sama dari semua seksi sangatlah penting.

“Persiapan matang ini sudah dipersiapkan baru tiga minggu lalu. Kami melatih pada sore hari. Mereka tidak merasa sulit untuk tampil menari dan menyanyi karena sudah dibiasakan sejak kecil lewat kegiatan Sekami,” Tutur Atik juga ketua Sekami.

Acara yang Spetakuler dan bergensi se-Keuskupan Ruteng ini dipandu Master of Ceremony Anggi de Rosario Siswi SMPK St. Yosep Kisol berduet dengan Godrikus Yalvim F. Foarsy Nagang Siwa SMA Seminari Pius XII Kisol. Ada 26 menu acara diantaranya Paduan Suara, Pop Singer, Stand Up Komedi, Sanpio Band, Tarian Kreasi, Musik Tradisional dan Monolog Puisi.

Salah satu perwakilan dari stasi Rende yang ikut berpartisipasi mengungkapkan rasa senang dan bangga bisa mengambil bagian dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat bagus. Dengan kegiatan ini kami dapat menjalin hubungan kerjasama yang baik antara orang muda Katolik yang ada di stasi dengan OMK di Pusat Paroki. kami juga dari stasi menyumbang beberapa acara dan kami wajib ambil bagian dalam kegiatan. Kami juga siap mendukung setiap acara di sini. Setiap kegiatan, baik yang ada di Paroki kisol sebagai pusat paroki maupun kegiatan yang ada di stasi, semua omk yang ada di stasi wajib mendukung,” ungkap Paskalis Aman.

“OMK kami baru dibentuk dan dilantik satu Minggu yang lalu. Harapanya setelah kegiatan ini biar ada kerjasama yang bagus. Kedepannya program yang kami rencanakan bisa berjalan lancar. Saya juga mengajak teman-teman muda yang belum bergabung untuk sama-sama membangun stasi dengan menghidupkan Sekami Stasi dan masuk OMK stasi. Ini tahun pelayanan. Mari kita Melayani dalam kasih,” harap Eman.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*