Press "Enter" to skip to content

Uskup Ruteng: Berbagi Sukacita Paskah Lintas Agama

KEUSKUPANRUTENG.ORG – Perayaan Paskah 2026 menjadi momentum istimewa bagi Keuskupan Ruteng untuk meneguhkan semangat kasih yang melampaui sekat-sekat perbedaan. Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, menunjukkan kepedulian tersebut melalui pembagian sembako kepada 6 paroki di Keuskupan Ruteng, salah satunya masyarakat lintas agama di Paroki Nangalanang. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat motto kegembalaannya, “Omnia in Caritate”, yang berarti “Lakukanlah semua pekerjaanmu dalam kasih”.

Bantuan sembako Paskah ini tidak hanya diberikan kepada umat Katolik, tetapi juga kepada saudara-saudari dari latar belakang agama lain yang berada dalam kondisi rentan, seperti para janda, duda, serta keluarga kurang mampu yang sangat membutuhkan dukungan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Uskup Ruteng atas bantuan sembako Paskah yang bahkan kami umat muslim disini juga ikut menerimanya. Ini sangat berarti bagi kami, terima kasih banyak”, ucap penuh haru oleh salah satu umat muslim penerima sembako Paskah di Paroki Nangalanang.

Sukacita berbagi sembako Paskah bersama umat muslim di Paroki Nangalanang. (Foto: KOMSOS KR)

Adapun paroki dari tiga Kevikepan Ruteng yang menerima bantuan sembako Paskah ini meliputi Paroki Ponggeok, khususnya Stasi Lungar Poco Leok, Paroki Rentung, Paroki Weleng, Paroki Bea Nio, Paroki Mukun, dan Paroki Nangalanang. Proses distribusi bantuan dilakukan secara bersama dan terkoordinasi.

Penyaluran bantuan di Paroki Rentung, Paroki Mukun, dan Paroki Bea Nio dihadiri langsung oleh Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, bersama Vikaris Jenderal Keuskupan Ruteng, RP. Sebastianus Hobahana, SVD, Vikaris Episkopal dari 3 Kevikepan, Direktur Puspas Keuskupan Ruteng, RD. Martin Chen, Direktur Caritas Keuskupan Ruteng, RD. Beben Gaguk, serta tim Caritas Keuskupan Ruteng. Sementara itu, di paroki-paroki lainnya, bantuan disalurkan oleh para imam dari Puspas Keuskupan Ruteng yang didukung oleh tim Puspas Keuskupan Ruteng.

Momen kedekatan Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat dengan umat rentan. (Foto: KOMSOS KR)

“Apa yang dilakukan oleh Bapak Uskup merupakan ungkapan cinta kepada mereka yang rentan, yang kecil, yang membutuhkan perhatian. Bukan soal isi nya atau berapa banyaknya, tapi bagaimana hati seorang gembala yang mau berbagi dan menyapa mereka. Diharapkan bahwa apa yang dilakukan oleh Bapak Uskup dapat menjadi teladan yang menginspirasi umat Keuskupan Ruteng untuk saling peduli dan berbagi, sebagaimana telah mulai diwujudkan dalam komunitas basis gerejani (KBG) sebagai tindak lanjut dari katekese Sinode”, jelas RD Beben Gaguk selaku Direktur Caritas Keuskupan Ruteng.

Potret sukacita kebersamaan Uskup Ruteng, Vikjen Keuskupan Ruteng, para imam, Tim Caritas Keuskupan Ruteng dan umat rentan setelah pendistribusian sembako Paskah. (Foto: KOMSOS KR)

Lebih dari sekadar bantuan materi, aksi kasih ini menjadi tanda kehadiran Gereja yang hidup dan peduli, yang merangkul mereka yang lemah dengan cinta yang tulus. Dalam semangat Paskah, Keuskupan Ruteng diajak untuk terus menyalakan harapan, menumbuhkan solidaritas, dan menghadirkan kasih Kristus secara nyata di tengah kehidupan bersama. (Sasha Claudia)

Comments are closed.