Sheila Kongen April 20, 2019

Sebanyak 64 mahasiswa dari Program studi pendidikan Teologi STKIP St. PAULUS ruteng melakukan kunjungan dan katekese bagi umat di Stasi Puntu paroki Nangalanang, Jumat (19/04/2019

Kedatangan mahasiswa yang didampingi oleh Adrianus Jebarus dan Br. Petrus Sii, SVD,
disambut oleh umat dengan acara kapok dan minum bersama. Setelah minum, mahasiswa dan dosen dibagi ke 6 Komunitas Basis Gerejawi (KBG) untuk tinggal dan ada bersama umat. Kegiatan katekese merupakan kegiatan wajib dan rutin dari program stidi pendidikan Teologi dalam karya pewartaan.

Adapun tema yang dibawahkan dalam katekese tersebut adalah “KBG yang Peduli Terhadp Orang Sakit.” Tema ini diangkat untuk mengingatkan umat bahwa sebagai anggota Gereja hendaknya umat memiliki kepedulian terhadap orang sakit. Supaya umat menyadari tugas dan tanggung jawabnya sebagai umat Allah yang diutus untuk mewartakan sukacita keselamatan bagi orang banyak. Selain itu kegiatan ini melatih para calon katekis untuk menjadi pewarta yang handal dan tangguh di kemudian hari. Mengasah kepekaan para calon pendidik pendidikan iman Katolik dan calon katekis terhadap penderitaan dan kesulitan yang dihadapi oleh umat disekitarnya.

Menurut Pater Daniel Fallo, SVD sebagai pastor yang bertugas di stasi Puntu, kegiatan katekese merupakan bentuk kepedulian program studi pendidikan teologi terhadap pertumbuhan dan perkembangan iman umat stasi puntu sebagai persiapan untuk menjadi praparoki.

“Selain itu kegiatan ini juga membantu paroki Nangalanang secra umum dan stasi Puntu khususnya yakni menjadi Gereja yang mau dan berani melayani satu sama lain dalam semangat kasih persaudaraan”, tandasnya.

Semntara itu ketua KBG Santa Marta Puntu, Martinus Mopas berkesan bahwa katekese yang dibawakan oleh mahasiswa sungguh-sungguh dipersiapkan dengan baik, sehingga umat mengerti dan memahami isi katekese dan berperan aktif dalam proses dan jalannya katekese. Sehingga umat menyadari tugas dan panggilannya sebagai umat Allah untuk saling berbagi dan memperhatikan penderitaan sesamanya.
Ketua stasi Leonardus Uran mengatakan, kegiatan katekese yang dibawakan oleh mahasiswa program studi pendidikan Teologi sangat baik karena bukan hanya membuat umat mendengarkan dan merenungkan Sabda Tuhan tetapi juga mengingatkan dan menyadarkan umat bahwa pentingnya pemberian diri dalam melayani satu sama lain tanpa menuntut adanya imbalan.

“Katekese ini dapat menyadarkan umat untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan menggereja dan juga kegiatan di KBG-KBG. Keterlibatan dan kepedulian satu sama lain merupakan kekuatan dalam menghadapi setiap tantangan dan cobaan hidup”, ungkapnya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*