Oleh : RD Martin Chen, Direktur Pusat Pastoral (PusPas) Keuskupan Ruteng
Persembahan Yesus di kenisah oleh Bunda Maria dan Yosef memperlihatkan indahnya persatuan mesra keluarga: anak, orang tua, opa-oma (Simeon-Hanna), sekaligus pentingnya kesatuan lintas generasi.
Yang menjadi fokus adalah anak, bukan hanya demi keberlanjutan masa depan di bumi ini. Tetapi karena anak juga adalah kuncup spiritualitas yang mempersatukan langit dan bumi, surga dan dunia.

Sebab sejak peristiwa inkarnasi dalam perayaan Natal, anak adalah wadah yang ilahi. Maka setiap anak apapun kondisinya berharga dan bermartabat karena dalam dirinya Allah bersemayam.
Jadi, pesta persembahan Kanak-kanak Yesus di bait Allah sesungguhnya ingin menggarisbawahi jatidiri citra Allah setiap insan dan tanggung jawab kita untuk merawat setiap anak dengan penuh kasih sayang khususnya yang lemah, sakit, cacat, sengsara, terpinggirkan, terlupakan, dan mengalami kekerasan dalam hidupnya.
Mari berjuang untuk Gereja sayang anak dan masyarakat cinta anak. Happy Sunday! Berkat Tuhan.

Comments are closed.