Benny Denar August 4, 2019

Pada hari kedua jambore OMK Kevikepan Borong semua peserta mengasah kreativitasnya. Peserta dibagi ke dalam kelas-kelas kreativitas antara lain; kelas reportase, fotografi, pertanian organik, teatter, musik, koor dan tari. Kegiatan mengasah kreativitas ini berlangsung di Seputar kompleks Gereja Paroki Salib Suci Mamba. Para peserta yang berasal dari 19 paroki di Kevikepan Borong dibagi sesuai dengan minat dan bakatnya.

Ketua Komkep Keuskupan Ruteng Rm. Benny Denar, Pr mengatakan perlunya pengasahan kreativitas bagi OMK. “Kegiatan ini bertujuan untuk menggali sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta yang hadir. Untuk itu, peserta harus terlibat secara aktif dalam kegiatan ini”, ungkapnya.

Peserta yang hadir sangat antusias mengikuti proses ini. Hal ini dibuktikan dengan keseriusan mereka mengikuti arahan serta penjelasan fasilitator. Peserta yang mengikuti kelas menulis reportase pastoral tampak serius mendengarkan dari Rm. Benny sebagai fasilitator. Hal yang sama ditunjukkan oleh para peserta yang mengikuti kelas pertanian organik di bawah arahan bapak Herry Gesing. Rince Nani, OMK Paroki St Yosef Kisol yang mengikuti kelas menulis reportase mengaku beruntung karena mendapatkan sesuatu yang baru. “Menulis reportase adalah suatu pengalaman yang baru bagi saya. Karena itu, saya berharap kegiatan ini dapat dikembangkan terus demi kemajuan OMK dan Gereja”, ungkapnya.

Jambore OMK adalah kegiatan pertemuan orang muda katolik dari 19 Paroki se-Kevikepan Borong. Jambore yang diadakan dalam tahun pelayanan ini bertujuan untuk mempertemukan semua orang muda katolik guna merayakan persaudaraan bersama.