Patung Sta Maria Assumpta Nusantara Golo Koe dihantar oleh panitia dan umat Paroki Rekas ke paroki st. Mikhael Noa, Jumat (2/8/2024). Di perbatasan wilayah yaitu di Wae Deres, umat Paroki St. Mikhael Noa menerima patung bunda maria dengan sapaan adat dan tarian sebagai ungkapan kegembiraan menyambut sang bunda. Mengacu pada agenda yg dijadwalkan, pastor paroki st. Mikhael Noa, RD. Richardus Pangkur memandu ibadat singkat “Semilir Sabda”.
Di wilayah Paroki Noa, ada tiga perhentian sebelum Patung Bunda Maria diarak menuju Gereja Paroki. Pada setiap tiap Stasi dalam wilayah Paroki Noa menyapa Sang Bunda doa dan sapaan budaya.

Tiba di perhentian ke empat, yaitu di gapura depan gerja paroki st mikhael Noa, kembali sang bunda disapa dgn sapaan budaya oleh Stasi Noa. Dari sini, Sang Bunda diarak menuju Gereja Paroki dengan grup Osong (group ronda) yang menjadi kekhasan di Noa setiap meneria kunjungan seseorang yang dipandang terhormat.
Prosesi dilanjutkan dengan misa bersama umat yang dipimpin oleh Vikep Labuan Bajo Rm Richard Manggu. Perayaan misa begitu sangat semarak dengan iringan lagu oleh koor OMK Paroki St. Mikhael Noa. Dalam kotbah, Vikep mengajak umat untuk meneladani sang bunda dalam hal beriman kepada Tuhan.
Selnjutnya Koordinator prosesi festival tingkat paroki, Rm. Yuvens Rugi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia paroki Noa yang telah menerima kunjungan Bunda Maria Assumpta Nusantara Golo Koe. Partisipasi umat menunjukkan bahwa Maria adalah sosok yang dirindukan, yang membuat umat tergerak hati untuk dekat dengannya. Semoga ini jalan baik baik untuk paroki-paroki yang pada hari selnjutnya akan dikunjungi oleh Bunda Maria Assumpta Nusantara Golo Koe.
Rm yuvens jg tetap mengajak umat untuk tetap bersama dlm agenda selnjutx yaitu mnghantar patung bunda maria k paroki wangkung pada hri selnjutx yaitu 03 agustus 2024.



Comments are closed.