Press "Enter" to skip to content

Mahasiswa STIPAS St. Sirilus Ruteng Hadir dalam Solidaritas: Bersama Caritas Menyalakan Harapan bagi Korban Gempa

KEUSKUPANRUTENG.ORG — Semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama kembali tampak dalam pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di wilayah Keuskupan Ruteng. Para mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) St. Sirilus Ruteng turut ambil bagian sebagai relawan dengan membantu Caritas Keuskupan Ruteng mempersiapkan paket-paket sembako yang akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana.

Dengan penuh semangat dan sukacita, para mahasiswa terlibat dalam setiap proses pelayanan, mulai dari mempersiapkan, mengemas, hingga menata paket-paket sembako sebelum didistribusikan ke wilayah terdampak. Tidak berhenti pada proses pengepakan, para mahasiswa juga turut mengambil bagian dalam proses distribusi bantuan hingga ke titik-titik yang membutuhkan.

Mahasiswa STIPAS St. Sirilus Ruteng sedang mengemas paket beras untuk didistribusikan kepada masyarakat terdampak gempa bumi. (Foto: KOMSOS KR)

Bagi para mahasiswa, kegiatan ini bukan sekadar pekerjaan membantu menyiapkan dan mengantarkan bantuan. Di balik setiap paket sembako yang mereka kemas, ada kepedulian, doa, dan harapan yang hendak disampaikan kepada saudara-saudari yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Dengan tangan yang bekerja dan hati yang penuh sukacita, para mahasiswa menunjukkan bahwa solidaritas dapat diwujudkan melalui tindakan-tindakan sederhana. Setiap paket yang disusun menjadi tanda bahwa masyarakat terdampak tidak berjalan sendirian. Ada banyak hati yang tergerak untuk hadir, berbagi, dan berjalan bersama mereka.

Mahasiswa STIPAS St. Sirilus Ruteng membagi tugas dalam proses mempersiapkan paket-paket sembako untuk didistribusikan. (Foto: KOMSOS KR)

Keterlibatan mahasiswa STIPAS juga menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mereka sebagai calon-calon pelayan pastoral. Di tengah situasi bencana, mereka belajar bahwa pelayanan pastoral tidak hanya berlangsung di ruang kelas atau di dalam lingkungan gereja, tetapi juga hadir di tengah pergumulan kehidupan masyarakat.

Pendistribusian paket-paket sembako di Stasi Lengor oleh Tim Caritas (19/08/2026) yang dibantu oleh Mahasiswa STIPAS St. Sirilus Ruteng St. Sirilus Ruteng. (Foto: KOMSOS KR)

Semangat pelayanan tersebut menjadi semakin bermakna ketika dikaitkan dengan semangat Sinodalitas yang digaungkan dalam Sinode IV Keuskupan Ruteng. Sinodalitas mengajak seluruh umat untuk berjalan bersama, saling mendengarkan, mengambil bagian, dan bersama-sama menghadirkan wajah Gereja yang peduli terhadap kehidupan.

Semangat tersebut sejalan dengan arah perjalanan Sinode IV Keuskupan Ruteng: berziarah bersama dalam pengharapan, beriman, bersaudara, dan misioner. Solidaritas kepada korban bencana menjadi wujud nyata iman yang diterjemahkan dalam tindakan, persaudaraan yang melampaui batas, serta perutusan Gereja untuk menghadirkan kasih di tengah kehidupan.

Comments are closed.