KEUSKUPANRUTENG.ORG — Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Vikjen Keuskupan Ruteng, RP. Sebastianus Hobahana, SVD, kembali mengunjungi sejumlah posko pengungsian dan titik terdampak bencana gempa bumi di wilayah Keuskupan Ruteng, Selasa (18/8/2026). Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas Gereja terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi pascabencana.
Dalam kunjungan tersebut, Uskup Ruteng bersama tim menyambangi empat titik, yakni dua posko di wilayah Paroki Dampek, yaitu Posko Maki dan Posko Bawe, serta dua titik lainnya di wilayah Paroki Pota.

Uskup Ruteng, Vikjen Keuskupan Ruteng bersama tim mengunjungi Posko Maki Paroki St. Petrus dan Paulus Dampek. (Foto: KOMSOS KR)
Kehadiran Uskup Ruteng di tengah masyarakat terdampak menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi para korban, mendengarkan pengalaman mereka, serta memastikan kebutuhan masyarakat di posko mendapat perhatian.
Di setiap titik yang dikunjungi, Uskup Ruteng menyapa dan berdialog dengan masyarakat yang terdampak bencana. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ungkapan nyata kehadiran Gereja yang berjalan bersama umat, terutama mereka yang sedang berada dalam situasi sulit.

Uskup Ruteng, Vikjen Keuskupan Ruteng, bersama tim mengunjungi salah satu Posko di Paroki Hati Maha Kudus Tuhan Yesus, Pota. (Foto: KOMSOS KR)
Kunjungan ini merupakan bagian dari perhatian berkelanjutan Keuskupan Ruteng terhadap masyarakat terdampak gempa bumi. Sejak bencana terjadi, berbagai bentuk bantuan dan pendampingan terus diupayakan melalui kerja sama antara Keuskupan Ruteng, Caritas Indonesia, Caritas Keuskupan Ruteng, paroki-paroki, para relawan, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap para korban.
Di tengah situasi yang penuh tantangan, Gereja Keuskupan Ruteng terus berkomitmen untuk berjalan bersama masyarakat, meneguhkan harapan dalam suka dan duka, serta membantu mereka bangkit dari dampak bencana.

Comments are closed.