Narang, 15 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Orang Sakit Sedunia, Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang bekerja sama dengan Puskesmas Narang menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (15/2) sejak pukul 10.00 WITA hingga sore hari ini menyasar prioritas umat pra lansia, lansia, dan penyandang kebutuhan khusus. Sebanyak 169 peserta berhasil terlayani dalam berbagai jenis pemeriksaan kesehatan.
Kepala Puskesmas Narang, Hubertus Hantip, S.KM., menjelaskan kepada tim Komunikasi Sosial (Komsos) bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial. “Selain dalam rangka Hari Orang Sakit Sedunia, ini adalah upaya deteksi dini terhadap penyakit yang mungkin diderita masyarakat di wilayah kerja kami,” ujarnya.
Ia merinci, terdapat dua jenis pemeriksaan yang diberikan. Pertama, pemeriksaan kesehatan dasar meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut. Kedua, pemeriksaan penunjang berupa cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Jika ditemukan indikasi penyakit jantung, peserta akan dirujuk untuk menjalani Elektrokardiogram (EKG) atau rekam jantung.

Umat Paroki Narang sangat antusias mengikuti kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam rangka memperingati Hari Orang Sakit Sedunia. (FOTO: KOMSOS PAROKI NARANG)
Pastor Paroki Narang, RD Stefanus Sawu, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pelayanan Gereja. “Hari ini kita merayakan Hari Orang Sakit Sedunia, yang jatuh pada 11 Februari. Setelah perayaan Ekaristi, kami berkolaborasi dengan Puskesmas untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis,” tuturnya. Ia menambahkan, semangat ini sejalan dengan misi Yesus yang berkeliling menyembuhkan orang sakit dan membebaskan dari penderitaan. “Sebagian anggota Gereja adalah mereka yang sakit dan perlu diperhatikan. Ini adalah penerusan karya Yesus,” ujar Romo Stefanus.
Dari total 169 peserta, tim medis mencatat temuan kesehatan yang signifikan. Sebanyak 7 orang terindikasi mengalami gangguan kesehatan jantung, sementara 67 lainnya terdiagnosis hipertensi. dr. David Michael Steven Siahaan selaku penanggung jawab kegiatan dari Puskesmas Narang mengingatkan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi. “Pengecekan tekanan darah secara rutin sangat penting, karena hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung,” pesannya.

Ratusan umat padati Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. (FOTO: KOMSOS PAROKI NARANG)
Melalui pesan tertulis kepada tim Komsos, dr. David Michael Steven Siahaan juga mengajak umat Paroki Narang untuk semakin sadar merawat kesehatan. “Tubuh adalah Bait Allah. Umat diharapkan memiliki kesadaran untuk merawatnya dengan konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, berolahraga, menjaga kebersihan diri seperti menggosok gigi minimal dua kali sehari, serta rutin memeriksakan kesehatan. Itu semua adalah tanggung jawab kita menjaga Bait Allah,” tulisnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 17.00 WITA ini mendapat sambutan antusias dari umat. Selain mendapatkan pelayanan kesehatan, peserta juga diberikan edukasi singkat mengenai pola hidup bersih dan sehat. Paroki Narang dan Puskesmas berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan, terutama pada Hari Orang Sakit Sedunia.
Penulis: Yuan Hadi Setiawan_Komsos Paroki Narang

Comments are closed.