Press "Enter" to skip to content

Sejak Dini Siap Hadapi Bencana, KMKI Ruteng Gelar Animasi Kebencanaan di TKK Inviolata

KEUSKUPANRUTENG.ORG — KMKI Keuskupan Ruteng menggelar kegiatan Sosialisasi dan Animasi Kebencanaan bagi Anak Usia Dini di TKK Inviolata Ruteng, Sabtu (31/1/2025). Kegiatan ini difasilitasi oleh RD. Beben Gaguk dan melibatkan 230 anak serta 8 orang guru. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan pada berbagai jenis bencana yang kerap terjadi di wilayah Manggarai, seperti banjir, longsor, dan gempa bumi, beserta sebab dan dampaknya. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana, menggunakan pendekatan dialogis dan permainan, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.

RD. Beben Gaguk, yang juga menjabat sebagai Direktur Caritas Keuskupan Ruteng, menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan perlu dimulai sejak usia dini. “Anak-anak perlu belajar sejak dini bahwa bencana bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dihadapi dengan sikap tenang dan benar. Jika mereka tahu apa yang harus dilakukan, mereka bisa melindungi diri dan saling menjaga,” ujarnya.

RD Beben Gaguk ketika melakukan Sosialisasi dan Animasi Kebencanaan bagi Anak Usia Dini di TKK Inviolata Ruteng. (FOTO: DOK. PRIBADI)

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih empat jam ini ditutup dengan simulasi evakuasi gempa bumi. Anak-anak dilatih melindungi kepala dengan tangan, berlindung di bawah meja yang kokoh, kemudian berjalan tertib menuju titik kumpul setelah situasi dinyatakan aman. Seluruh proses dilakukan secara bertahap agar anak-anak terbiasa dengan prosedur keselamatan. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak, pihak sekolah juga didorong untuk menyiapkan sarana pendukung menuju Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), seperti jalur evakuasi, titik kumpul, meja yang kuat, serta memastikan pintu kelas mudah diakses saat kondisi darurat.

RD Beben Gaguk bersama anak-anak TKK Inviolata dan para guru TK (FOTO: DOK. PRIBADI)

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini.
Sr. Angela Merici Bedhu,SSps, Kepala Sekolah TK Inviolata, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan.“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Anak-anak belajar dengan gembira, dan kami para guru pun diingatkan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman, bukan hanya untuk belajar, tetapi juga untuk bertahan saat bencana terjadi,” katanya.

Melalui animasi kesiapsiagaan ini, KMKI Keuskupan Ruteng berharap anak-anak memiliki pengetahuan dasar, sikap tenang, dan keberanian untuk melindungi diri sejak dini, sehingga tumbuh menjadi generasi yang lebih tangguh dan siap menghadapi situasi darurat.

Comments are closed.