Press "Enter" to skip to content

Hebat: Festival Golo Curu “Maria Ratu Rosari” Masuk Karisma Event Nusantara 2026

Festival Golo Curu “Maria Ratu Rosari” resmi terpilih sebagai salah satu dari 125 festival yang masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Keberhasilan ini diraih setelah melalui proses kurasi yang panjang dan ketat di tahun 2025, hingga akhirnya festival Golo Curu “Maria Ratu Rosari” dinyatakan lolos dan layak menjadi bagian dari agenda pariwisata nasional tahun 2026.

Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, terdapat tiga festival yang berhasil masuk dalam KEN 2026, yakni Festival Lamaholot, Festival Golo Koe “Maria Assumpta Nusantara”, dan Festival Golo Curu “Maria Ratu Rosari”. Pencapaian ini menjadi bukti kekayaan budaya, spiritualitas, dan kearifan lokal NTT yang semakin mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Prosesi akbar Maria Ratu Rosari tahun 2025. (Foto: KOMSOS KR)

Festival Golo Curu “Maria Ratu Rosari” dikenal sebagai festival religi yang sarat akan nilai budaya dan tradisi adat Manggarai, yang berpadu harmonis dengan kekayaan iman Katolik Masyarakat Manggarai. Festival ini menjadi peristiwa penting yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya yang otentik dan bermakna, sehingga layak menjadi agenda wajib bagi wisatawan dan peziarah.

Menurut RD Martin Chen, Festival Golo Curu “Maria Ratu Rosari” berakar dalam devosi dan tradisi prosesi yang mengakar sejak lama dalam jantung spiritualitas Kekatolikan Flores sekaligus mengungkapkan dimensi holistik Pariwisata religi. Melalui festival ini tampaklah keindahan iman Katolik yang terekspresikan dalam ritus kesalehan umat dan dipadu dengan denyut nadi kehidupan umat sehari hari yang berciri ekonomis, kultural, sosial, dan ekologis. Demikian ujar Direktur Puspas Keuskupan Ruteng.

Tradisi minum 1.000 cangkir kopi pada Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2025. (Foto: KOMSOS KR)

Salah satu daya tarik unik dalam festival Golo Curu “Maria Ratu Rosari” adalah tradisi minum 1.000 cangkir kopi, sebuah simbol kebersamaan dan ungkapan syukur masyarakat Manggarai, mengingat kopi merupakan salah satu kekhasan dan identitas daerah Manggarai. Selain itu ditampilkan juga tari kolosal Maria Ratu Rosari yang dipadu dengan atraksi 1000 songke Manggarai yang mempesona. Tradisi ini menjadi representasi kuat dari nilai persaudaraan, kebersamaan, serta kearifan lokal yang terus dijaga dan diwariskan.

Festival Golo Curu “Maria Ratu Rosari” akan dilaksanakan pada 3–7 Oktober 2026, dan diharapkan mampu menjadi magnet wisata religi serta budaya, sekaligus memperkuat posisi Manggarai, Nusa Tenggara Timur, sebagai destinasi pariwisata yang berkarakter, beriman, dan berbudaya.

Comments are closed.