KEUSKUPANRUTENG.ORG – Keuskupan Ruteng mengutus 54 Orang Muda Katolik (OMK) mengikuti Nusra Youth Day (NYD) 2026 yang diselenggarakan di Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Para utusan tersebut merupakan representasi dari 61 paroki yang tersebar di wilayah Keuskupan Ruteng dan bergabung bersama ribuan orang muda Katolik dari seluruh keuskupan di wilayah Gereja Regio Nusa Tenggara.
Nusra Youth Day merupakan pertemuan akbar Orang Muda Katolik yang diselenggarakan secara berkala sebagai wadah pembinaan iman, persaudaraan, kepemimpinan, serta perutusan kaum muda. Kegiatan ini mempertemukan OMK dari berbagai keuskupan di wilayah Nusa Tenggara dan Bali dalam semangat membangun Gereja yang semakin hidup, sinodal, dan misioner.

Potret kebersamaan utusan OMK Keuskupan Ruteng sebelum melakukan perjalanan ke Maumere untuk mengikuti Nusra Youth Day 2026 di Keuskupan Maumere. (Foto: KOMKEP KR)
NYD 2026 akan berlangsung pada 2-5 Juli 2026 di Keuskupan Maumere. Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari defile Budaya Keuskupan, misa pembukaan, ziarah rekreasi, Ngobrol Pintar bersama Uskup di beberapa tempat berbeda, yaitu Uskup Agung Ende di Lela, Uskup Larantuka di Magepanda, dan Uskup Labuan Bajo di Bola. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan seminar yang berpusat di Ritapiret, pentas seni NYD 2026, hingga perayaan Ekaristi penutupan NYD 2026 bersama empat Uskup, 9 romo ketua Komisi Kepemudaan dari 9 Keuskupan, dan romo-romo yang ada di Keuskupan Maumere. Perayaan Ekaristi penutupan dipimpin oleh Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus selaku Ketua Komisi Kepemudaan KWI. Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk memperdalam kehidupan rohani kaum muda sekaligus mempererat persaudaraan lintas keuskupan dalam keberagaman budaya Nusa Tenggara.

54 utusan OMK Keuskupan Ruteng bersama Ketua Komkep Keuskupan Ruteng, RD. Martin Kendo (kiri), Sdri. Rossy MD (tengah), dan RD. Yoris Dampuk (kanan) mengikuti kegiatan Defile Budaya Keuskupan dengan berbusana adat Manggarai. (Foto: KOMKEP KR)
Sebelum diberangkatkan menuju Maumere, seluruh utusan OMK Keuskupan Ruteng mengikuti rekoleksi sebagai bekal rohani. Rekoleksi yang berlangsung sehari sebelum keberangkatan itu dipimpin oleh RD. Ompy Latu.
Melalui rekoleksi tersebut, para peserta diajak untuk semakin mengenal panggilan sebagai orang muda Katolik yang diutus menjadi saksi Kristus di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat. Selain menjadi ruang refleksi, rekoleksi juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mempersiapkan hati, memperteguh iman, serta membangun semangat pelayanan sebelum mengikuti perhelatan akbar kaum muda Katolik di tingkat regional.
Usai rekoleksi, dilanjutkan dengan acara pelepasan para utusan OMK Keuskupan Ruteng. Pelepasan dipimpin langsung oleh Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, yang memberikan berkat dan pesan pengutusan kepada seluruh peserta.
“Belajarlah hal-hal baik dari kegiatan ini. Tunjukkanlah kalau kalian adalah orang muda yang beriman,” pesan singkat Mgr. Siprianus Hormat kepada para utusan.

Momen kebersamaan Mgr. Siprianus Hormat bersama OMK Keuskupan Ruteng setelah memberikan berkat dan pesan pengutusan kepada para OMK. (Foto: KOMKEP KR)
Pesan tersebut menjadi peneguhan bagi seluruh peserta agar tidak hanya hadir sebagai delegasi, tetapi juga mampu membawa pulang nilai-nilai positif yang diperoleh selama mengikuti NYD untuk diterapkan dalam kehidupan menggereja di paroki masing-masing.
Keberangkatan kontingen Keuskupan Ruteng berada di bawah pendampingan RD. Martin Kendo selaku Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Ruteng bersama Sekretaris Komisi Kepemudaan, Rossy MD. Berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari, baik dari sisi pembinaan rohani, koordinasi teknis, maupun latihan penampilan seni yang akan dipersembahkan selama kegiatan berlangsung.
Dalam Pentas Seni NYD, Delegasi Keuskupan Ruteng mempersembahkan Teatrikal Puisi “Reno Golo”. Teaterikal puisi “Reno Golo atau Bumi yang Hancur” merupakan sebuah karya yang menceritakan tentang keserakahan manusia dalam menguasai alam. Sifat manusia yang tamak dan rakus membuat alam murkah sehingga menghancurkan segala makhluk ciptaan. Teatrikal ini mengajak orang muda melalui pesan ekologi untuk mencintai dan merawat alam.

OMK Keuskupan Ruteng ketika membawakan teater bertajuk “Puisi Reno Golo” pada malam pentas seni NYD 2026 di Keuskupan Maumere. (Foto: KOMKEP KR)
Keikutsertaan OMK Keuskupan Ruteng dalam Nusra Youth Day 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi tumbuhnya generasi muda Katolik yang semakin dewasa dalam iman, memiliki semangat kepemimpinan, serta siap terlibat aktif dalam kehidupan Gereja dan masyarakat. Pengalaman berjumpa dengan ribuan orang muda dari berbagai keuskupan juga diharapkan memperluas wawasan, memperkuat rasa persaudaraan, dan membangkitkan semangat untuk terus berkarya demi Gereja yang sinodal, inklusif, dan misioner.
Lebih dari sekadar sebuah pertemuan, Nusra Youth Day menjadi ruang pembentukan karakter bagi orang muda Katolik agar mampu menjadi agen perubahan yang membawa harapan di tengah berbagai tantangan zaman. Dengan bekal iman yang semakin diteguhkan dan pengalaman kebersamaan yang kaya, para utusan Keuskupan Ruteng diharapkan kembali ke paroki masing-masing sebagai pribadi-pribadi yang mampu menginspirasi sesama, menghidupkan pelayanan OMK, serta menghadirkan kasih Kristus melalui karya nyata di tengah Gereja dan masyarakat. (Sasha Claudia)

Comments are closed.