Komsos Ruteng January 26, 2019

Mengawali Tahun Pelayanan 2019, Pusat Pastoral (Puspas) Keuskupan Ruteng menyosialisasikan program dan gerakan yang telah didiskusikan pada pertemuan pastoral Post-Natal, 7 – 11 Januari lalu. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan sosialisasi materi katekese dalam rangka Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2019.Untuk menjangkau lebih banyak peserta, fasilitator dari Pupas dibagi ke dalam dua tim dan sosialisasi dilaksanakan di dua tempat pada setiap kevikepan.

Sosialisasi untuk Kevikepan Ruteng dilaksanakan di Aula Paroki St. Klaus Kuwu dan Paroki Katedral Ruteng, Sabtu (26/01/2019). Hadir pada kegiatan ini 254 utusan dari paroki-paroki sekevikepan Ruteng, terdiri atas para pastor paroki, utusan Dewan Pastoral Paroki, dan fasilitator Katekese.

Proses sosialisasi program dan gerakan Tahun Pelayanan 2019, seperti disaksikan oleh Komsos Ruteng di Aula Paroki St. Klaus, diawali dengan penjelasan oleh Rm Yuvens Rugi Pr tentang pelayanan atau diakonia yang menjadi fokus karya pastoral pada 2019.

Kemudian, Rm Edy Jelahu Pr menguraikan program dan gerakan yang disepakati dalam Sidang Pastoral beberapa waktu lalu. Ia menyebut sejumlah program dan gerakan yang dilaksanakan pada tingkat paroki. Yang lainnya dilaksanakan secara bersama di Kevikepan dan Keuskupan.

Usai penjelasan, ketua Litbang Keuskupan itu memandu para peserta untuk melakukan simulasi pembuatan program dan kegiatan paroki. Untuk itu, para peserta dibagi ke dalam kelompok. Mereka mendiskusikan dua program, antara lain tujuan, indikator keterlaksanaan, kelompok sasar, tempat dan beaya. Simulasi diakhiri dengan presentasi oleh utusan kelompok.

Proses yang sama juga dilewati oleh peserta pada sesi sosialisasi materi katekese APP 2019. Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Ruteng Rm Stanis Harmansi Pr menjelaskan tema dan sub-sub tema katekese serta proses katekese yang akan dilaksanakan. Kemudian, para peserta melakukan simulasi proses katekese dalam kelompok.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*