Sheila Kongen January 13, 2019

Masa Natal usai sudah. Perayaan Penampakan Tuhan yang juga menjadi Hari Anak Misioner Sedunia, Minggu (6/01/2019), juga telah berjalan lancar. Saatnya anak-anak SEKAMI untuk bergembira dan berpiknik ria sejenak, sebelum memulai babak baru dalam gerak misi dan pelayan.

Mata hari bersinar cerah di sekitaran paroki St. Pio Langke Majok pada Minggu, (13/01/2019). Wajah anak-anak SEKAMI paroki itu pun terlihat ceria dan gembira. Dengan penuh semangat mereka menaiki pintu kendaraan yang akan membawa mereka ke Pantai Wae Maras. Ada 89 anak-anak SEKAMI, 20 Orangtua, dan 3 orang Pembina.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka misa pembaptisan Tuhan, penutupan masa natal, misa syukur bagi anak-anak SEKAMI yang telah menanggung empat perayaan saat masa natal (malam natal, natal ke-2, misa lansia, dan hari anak misioner sedunia) sekaligus misa pembukaan tahun diakonia.

Pukul 08.35, sebelum berangkat Rombongan yang terdiri dari 3 truk kolt penumpang diberkati oleh Romo Ardus Noveri, Pr selaku pastor paroki St.Pio Langke Majok bertempat di halaman gereja. Kemudian, rombongan anak-anak itu bergerak menuju Wae Maras.

Disepanjang perjalanan, anak-anak begitu ceria menikmati indahnya pemandangan alam dan diiringi oleh lagu-lagu dan yel-yel SEKAMI. Rombongan SEKAMI tiba di tempat tujuan disambut ramah oleh warga KBG Wae Maras.

Pukul 10.45 misa dimulai dengan tempat perayaan Ekaristi di tepi pantai dan petugas liturgi oleh para SEKAMI St.Pio Langke Majok. Dalam kotbahnya Romo Ardus Noveri, Pr bercerita tentang tanda-tanda dan simbol pada peristiwa pembaptisan Tuhan Yesus oleh Yohanes Pembaptis. Kemudian ia mengajak anak-anak SEKAMI untuk terus bermisi dan melayani sesama.

“Ada tanda khusus saat pembaptisan yaitu suara dari langit yang mengumumkan bahwa siapa yang akan di baptis. Ia adalah anak Allah. Semua orang yang mengikuti Yesus pun dikasihi Allah. Tanda berikutnya adalah burung merpati yang melambangkan perdamaian. Yesus dibaptis oleh Roh Kudus yang dilambangkan dengan api. Api yang akan membakar segala yang buruk dan memberi kehangatan. Karya Yesus adalah pelayanan. Macam-macam pelayanan ada sabda, penyembuhan, pengampunan, dan penghargaan. semua orang dilayani oleh Yesus. Dalam SEKAMI juga selalu ada pengorbanan dan pelayanan yang merupakan wujud penghayatan semangat SEKAMI yaitu 2D2K,” kata Romo Ardus.

Usai misa, Romo membagikan satu rosario bagi setiap Kepala Keluarga di KBG Wae Maras. Kegiatan keakraban lalu dilanjutkan dengan makan bersama. Kemudian aneka kegiatan ceria yaitu lomba lari karung, dan bola kaki dengan memperebutkan beberapa hadiah yang telah disediakan oleh para pembina.

Tak terasa, senja hari pun tiba. Sebelum pulang, rombongan anak SEKAMI bermain di pantai dan mandi di pinggiran laut. Ada pula yang main bola voli pantai. Yang tidak terlupakan ialah foto mengabadikan tiap moment. Pukul 15.10, para Rombongan SEKAMI kembali ke Langke Majok

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*