Fr Albertus Dino OFM November 25, 2018

Yesus Kristus adalah Raja Semesta Alam bukan dalam pengertian dunia ini melainkan raja yang mau melayani dan mengorbankan hidup-Nya untuk menyelamatkan kita. Dia adalah raja yang tidak memakai kekerasan melainkan kebenaran dan cinta kasih. Karena itu, hari raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam mau mengingatkan kita tentang apa yang harus kita buat dan lakukan, yaitu untuk menyatakan cinta kasih kita kepada Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Karena hukum utama yang diajarkan Yesus Kristus adalah cinta kasih.

Demikian Vikjen Keuskupan Ruteng Rm Alfons Segar Pr dalam kotbah pada Misa Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam dan penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Paroki Fransiskus Assisi Tentang, Minggu (25/11/2018).

Kebesaran Yesus Kristus sesungguhnya, kata dia, tidak terletak pada kekuasaan-Nya. Meski pada-Nya diberikan oleh Allah Bapa kekuasaan yang tak ada batasnya, tetapi Tuhan Yesus tidak mengandalkan kekuasaan itu bagi pengabdian dan pelayanan-Nya. Dia sungguh melayani sesama dalam kasih tanpa perhitungan-perhitungan.

“Inilah teladan yang diikuti oleh santa Thersia dari Kalkuta. Dia menjadi orang terbesar dalam sepanjang sejarah India karena kasih dan pelayanannya,” Kata Rm Alfons dengan tegas.

Lebih lanjut, Rm Alfons menguraikan kehadiran Roh Kudus yang mendorong lahirnya perbuatan-perbuatan cinta kasih. Karena itu orang perlu membuka diri dan menerima kehadiran Roh Kudus dalam diri mereka.

“Bila kita semua sebagai umat Allah, sebagai pengikut Kristus Raja Semesta Alam, memiliki buah-buah Roh Kudus ini maka saya sangat yakin, betapa tidak dan bahagianya, kita hidup bersama, karena sungguh-sungguh dikuatkan oleh kasih. Selain itu juga saya yakin, kita dapat mengatasi bahkan dapat mengalahkan bentuk perbuatan-perbuatan daging seperti penyembahan berhala, atau kepercayaan sia-sia, iri hati, kebencian, balas dendam, kemabukan, kemalasan, perpecahan dan kepentingan diri sendiri,” tegasnya.

Dan diakhir kotbanya, Rm. Alfon mengajak semua umat agar belajar dari Yesus Kristus yang sungguh melayani semua orang dengan cinta kasih tanpa batas.

“Setiap kita hendaknya sungguh-sungguh diisi oleh Roh Kudus dalam penerimaan sakramen Krisma yang kita rayakan hari ini. Roh Kudus akan dicurahkan ke dalam hati anak-anak dan saudara-saudari kita melalui buah-buah Roh Kudus. Buah-buah Roh Kudus itu seperti tertulis dalam surat Rasul Paulus kepada jemaat di Galatia 5:22; kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan dan penguasaan diri,”. Katanya.

Sejumlah anak-anak dan umat paroki Fransiskus Tentang menerima Roh Kudus dalam sakramen Krisma di Gereja Paroki Fransiskus Assisi Tentang. Perayaan ini bertepatan dengan hari raya Tuhan kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam pada Minggu, (25/11/2018). Peserta Penerima Sakramen Krisma mencapai 1117 orang yang terdiri dari anak-anak SD dan SMP di beberapa sekolah di wilayah paroki Tentang dan juga beberapa umat dewasa yang belum menerima Sakramen Krisma.

Perayaan yang berlangsung hampir tiga jam ini, dihadiri oleh Vikjen Keuskupan Ruteng, Rm. Alfons Segar Pr, Rm. Vikep Kevikepan Labuan Bajo, Rm. Robert Pelita Pr, Pastor Paroki dan pastor Rekan, para suster SFSC, dan umat paroki Tentang.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*