Ernus Mami September 5, 2018

Monitoring tahap dua pelaksaan program Tahun Persekutuan 2018 untuk Kevikepan Borong dilaksanakan dalam pertemuan di Aula Kevikepan Borong (04/09/2018). Hadir pada pertemuan itu: Vikjen Keuskupan Ruteng, Rm. Alfons Segar, Pr, Vikep Borong Rm Simon Nama Pr, ketua-ketua komisi dari Puspas Keuskupan Ruteng, para imam dan suster se-Kevikepan Borong beserta anggota DPP.

Vikjen Keuskupan Ruteng Rm. Alfons Segar,Pr

Dalam arahan singkatnya, Vikjen mengajak seluruh peserta sidang agar semua program yang sudah direncanakan bersama dilaksanakan dengan baik dan menerapkan manajemen pastoral antara lain perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.

“Dari beberapa pertemuan yang saya ikuti, baik di tingkat keuskupan maupun kevikepan, masih ada cukup paroki yang kurang atau belum memperhatikan secara sunguh-sungguh. Ada yang belum menerapkan manajemen pastoral secara serius, kurangnya perncanaan yang matang sehingga hasil akhirnya juga tidak terlalu jelas,” kata Vikjen Romo Alfons.

Direktur Puspas Keuskupan Ruteng Rm. Martin Chen, Pr mengatakan monitoring ini sangat penting untuk melihat sejauh mana program pastoral kita sudah berjalan.

“Kita bisa cepat mendeteksi sejauh mana program kita berjalan sesuai rencana; entah waktunya, tempatnya, kelompok sasaran juga sejauh mana itu selaras dengan target waktu yang sudah kita tetapkan,” jelas Romo Chen.

Lebih lanjut Romo Chen juga memberikan apresiasi kepada seluruh paroki di Kevikepan Borong yang sudah berusaha menjalankan program pastoral dengan baik. Dari monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan, terlihat banyak kemajuan.

“Saya mendapat kesan, setiap kali kita mengadakan monitoring atau evaluasi ada gerak maju, tidak ada kesan kita mundur kebelakang.Tentu kita juga harus realistis untuk mengakui bahwa dinamika disetiap paroki macam-macam, kadang tergantung pastornya, DPP, dan juga situasi umatnya.Tapi kalau dilihat secara keseluruhan ada dinamika yang berkembang maju,” ungkap Romo Chen.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*