Komsos Ruteng July 10, 2018
Rm Manfred Habur, Pr membawakan materi tentang katekese umat pada acara camping rohani dan dialog lintas agama kevikepan Reo, Senin (09/07/2018).

Pendalaman iman melalui kegiatan katekese umat menjadi pokok diskusi pada hari kedua Camping Rohani OMK dan dialog lintas Agama Kevikepan Reo Keuskupan Ruteng, Senin (09/07/2018). Romo Manfred dalam materinya mengajak para peserta untuk memahami apakah katekese umat itu dan bagaimana menjadi fasilitator katekese.

“Setelah ini, kita diharapkan tidak lagi hanya menjadi pemasak kopi dan mengurus lampu untuk kegiatan katekese.Setelah ini, coba lebih berani lah untuk menjadi fasilitator. Jadi kalau setiap tahun Paroki menyelenggarakan program katekese umat, kamu harus menawarkan diri untuk menjadi fasilitator,” ajak Rm. Manfred.

Romo Manfred menjelaskan, dibutuhkan persiapan untuk menjadi fasilitator katekese. Wawasan pengetahuan dan kemampuan untuk memimpin merupakan hal-hal umum yang diperlukan bagi fasilitator. Kemudian, fasilitator juga perlu memahami topik yang dibahas dalam pendalaman iman agar diskusi berjalan dengan arah yang jelas.

“Biasanya sebelum katekese dilaksanakan, ada persiapan atau pelatihan bagi para fasilitator di tingkat keviekpan dan paroki. Di sana ada presentasi tema dan simulasi katekese. Jadi jangan takut,” jelas Romo Manfred.

Materi tentang katekese umat yang dibawakan Romo Manfred dilanjutkan dengan simulasi katekese. OMK para peserta camping dibagi ke dalam sepuluh kelompok dan mengadakan katekese.

Sebanyak 205 OMK dari 17 paroki di kevikepan Reo mengikuti camping Rohani di kompleks SMAK Gregroius Reo. Kegiatan selama tiga hari, 08-10 Juli diisi dengan aneka materi seminar, kirab kitab suci lintas agama, pentas seni, dan Ekaristi.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*