Komsos Ruteng May 31, 2018
Umat Paroki Wajur usai berdoa di Gua Maria Pong Rojo, Paroki Lengkong Cepang, Senin (29/05/20018)

Menutup bulan devosi kepada Bunda Maria, umat Paroki St. Yosef Freinademetz Wajur melakukan ziarah Rohani ke Gua Maria Immaculata Pong Rojo, yang terletak di paroki St. Yosef Pekerja Lengkong Cepang, Senin (29/05/2018). Sebanyak 120 umat yang ikut dalam kegiatan ziarah ini, mulai dari anak-anak, orang muda, dan orang dewasa.

Jarak dari Wajur menuju Lengkong Cepang sangatlah jauh. Wisata rohani ini kalau dihitung-hitung memang terasa lebih lama di perjalanan. Namun, umat antusias. Pukul 05.00 pagi mereka sudah mulai berkumpul di gereja paroki Wajur dan menunggu kendaraan yang sudah dihubungi. Setibanya di paroki Lengkong Cepang, Romo Ferdinandus Alison, Pr langsung menyambut umat paroki Wajur dengan penuh senyum dan sukacita.

Gua Maria Immaculata Pong Rojo, terletak di atas sebuah bukit yang tinggi. Untuk bisa mencapai ke atas bukit, umat harus menempuhnya dengan berjalan kaki sejauh kira-kira empat km. Hal ini sungguh dirasakan sendiri oleh umat paroki Wajur sebagai suatu ziarah perjalanan rohani yang sangat panjang, penuh tanjakan dan sangat melelahkan. Sangat jauh dan menguras banyak energi. Meskipun demikian, perjalanan itu sungguh dinikmati dan menjadi sebuah cerita unik yang tidak bisa terlupakan.

Pendakian menuju Gua Maria Pong Rojo

Perjalanan menuju gua Maria Pong Rojo ini sungguh dialami seperti perjalanan umat Israel menuju tanah terjanji. Arak-arakan umat yang berjalan menuju gua Maria Immaculata, sungguh menggambarkan suatu ikatan persekutuan yang tidak terputus dan penuh suasana kekeluargaan. Perjalanan itu kemudian umat refleksikan sebagai perjalanan untuk mencari Bunda Maria, sang perantara doa dan perantara keselamatan.

Ziarah ke gua Maria Immaculata Pong Rojo ini, diisi oleh umat paroki Wajur dengan dua kegiatan utama yakni doa rosario dan perayaan ekaristi penutupan rangkaian doa rosario. Dalam homilinya, pastor paroki Wajur, Romo Ignasius Ardiman Santa, Pr mengapresiasi antusiasme umat menyambut kegiatan ziarah rohani ini.

“Perjalanan kita ke Gua Maria Immaculata Pong Rojo ini adalah perjalanan rohani, perjalanan iman, perjalanan yang mendatangkan sukacita, bukan jalan-jalan biasa, “ungkap Romo Ardi Santa, Pr dalam homilinya.

Akhirnya, cerita perjalanan ziarah yang penuh pendakian dan tanjakan itu diubah meenjadi cerita perjalanan yang membawa sukacita luar biasa bagi umat paroki Wajur. (Fr. Pank/Paroki Wajur)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*