Martin Chen March 25, 2018

Ujung Tombak Paroki
Komunitas Basis Gerejawi (KBG) adalah ujung tombak pastoral paroki Cewonikit. Melalui KBG, pelayanan pastoral di Cewonikit dapat berjalan dengan lebih efisien dan efektif. KBG di sini berfungsi sebagai media perantara antara paroki dan umat. Melalui KBG, program dan kegiatan paroki dapat diimplementasikan di tingkat basis dengan lebih lancar dan mengena. Sebaliknya melalui wadah KBG, aspirasi umat dapat diserap dan diartikulasikan ke paroki.
Paroki Cewonikit dibagi dalam 39 Komunitas Basis Gerejawi (KBG). Setiap KBG terdiri dari sekitar 30 keluarga. KBG dikelola oleh tim pengurus KBG yang terdiri dari 7 orang yakni: Ketua, Sekretaris, Bendahara, Seksi Pewartaan, Seksi Pengudusan, Seksi Diakonia dan Seksi Persekutuan. Mereka berperan untuk membantu Pastor Paroki dalam mengoordinasi umat dan program pastoral di lingkup KBG.
Romo Servulus Juanda, yang menjadi mitra PkM ini, menuturkan bahwa setiap KBG di parokinya telah memiliki tim kepengurusan yang lengkap. Hanya saja kepemimpinan dan tata kelola dalam KBG belum berjalan dengan lancar. Hal ini ditengarai berakar dalam minimnya pengetahuan dan keterampilan pengurus KBG tentang tugasnya. Ketidaklancaran ini juga disebabkan oleh kurangnya komitmen dari sebagian pengurus KBG yang ada.

Urgennya Pelatihan
Atas dasar persoalan di atas, tim Dosen STKIP Santu Paulus Ruteng pada tanggal 23-25 Maret 2018 mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di paroki Cewonikit dengan judul: “Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Komunitas Basis Gerejawi (KBG) Paroki Cewonikit.” Tim yang dipimpin oleh dosen teologi STKIP, Dr. Martinus Chen (NIDN: 0827027101) beranggotakan Dr. Agustinus Manfred Habur (NIDN: 0806096901) dan Frederikus Djelahu Maigahoaku, M.Pd. (NIDN: 0811087301). Turut terlibat dalam tim adalah dua orang alumni STKIP yakni: Maria Faustina Nur (Alumni Prodi Bahasa Inggris) dan Sr. Yasinta Mai Yeni (Alumni Prodi Teologi).
Melalui kegiatan PkM ini, pengurus KBG Paroki Cewonikit dibimbing dan dilatih untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan motivasi untuk memimpin dan melayani umat KBG. Untuk pertama-tama dilaksanakan kegiatan ceramah tentang struktur dan kepemimpinan KBG yang berpangkal pada Kitab Suci dan Ajaran Tradisi Gereja. Setelah itu dipresentasikan pula tata kelola KBG secara profesional baik menyangkut program, keuangan maupun administrasi KBG. Selanjutnya pengurus KBG dilatih untuk merancang program-program pastoral integral yang sungguh bertolak dari kebutuhan umat. Tidak ketinggalan pula kegiatan pelatihan pengurus KBG untuk memimpin katekese umat di KBG. Akhirnya kegiatan berpuncak pada perayaan Ekaristi, untuk meneguhkan dan membakar motivasi pelayanan pastoral pengurus KBG.
Kegiatan ini sungguh “sangat berarti”, demikian kesaksian bapak Tian Danurhardi, salah peserta, yang merupakan seorang ketua KBG di Paroki Cewonikit. Melalui kegiatan PkM ini, peserta memahami struktur dan tugas (job description) serta belajar untuk menyusun program pastoral yang menjawabi kebutuhan umat.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*