Pertemuan formator Seminari Menengah Regio Nusra: Jati Diri dan Panggilan Seminaris Di Tengah Budaya Digital

Perkembangan teknologi dan informasi dewasa ini menjangkau seluruh wilayah dunia dan memengaruhi gaya hidup masyarakat termasuk di panti-panti pembinaan calon imam. Menghadapi itu, para siswa seminari perlu dibekali dengan kecerdasan bermedia. Vikaris Jenderal Keuskupan Maumere Rm. Evaldus Sedu, Pr., menyatakan itu dalam kotbah pada misa pembukaan pertemuan para formator seminari di Wisma Nazaret, Nele, Maumere, 20 – 23 September 2017.

“Menjadi murid Kristus di zaman ini mesti merujuk pada kemampuan untuk membuat pilihan bijak atas segala sesuatu yang ditawarkan dunia. Mereka perlu didampingi dalam hal pemanfaatan alat-alat teknologi agar berdampak positif,” kata Ewaldus.

Gereja Katolik, menurut Ewaldus, memiliki kekayaan ajaran iman yang dapat diandalkan menghadapi arus perkembangan yang ada. Contohnya, nilai-nilai injili seperti yaitu kesetiaan, ketaatan, kesediaan untuk berkorban, yang dapat menangkal gaya hidup instan yang ditawarkan budaya digital. Nilai-nilai seperti itu perlu ditekankan dalam proses pembinaan bagi para siswa seminari.

Pertemuan para formator seminari menengah regio Nusa Tenggara membahas bagaimana budaya digital memengaruhi jati diri dan panggilan para siswa seminari. Pertemuan empat hari itu mengangkat tema “Merefleksikan Jati Diri dan Panggilan Seminaris Berhadapan dengan Budaya Digital” dengan pembicara utama yaitu Sekretaris KOmisi Seminari KWI Rm. Kristanto dan Pendamping frater Xaverian Jogyakarta Rm Alfons Widhi SX.

Pertemuan diawali dengan upacara penermiaan rombongan temu formator pada Kamis (21/9/2017). Para utusan seminari disambut tarian adat Sikka dan Wewar Huler Wair sebgai ucapan selamat datang dan syukur karena saling bertemu dalam nuansa kekeluargaan.

Usai penyambutan, para peserta merayakan misa pembuka yang dipimpin oleh Vikjen Keuskupan Maumere Rm Ewaldus Sedu Pr dan didamping Rm Alfons SX, Preses Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere Rm Datus Buu, Pr, dan formator Seminari ROh Kudus Tuka sekaligus anggota Komisi Seminari KWI Rm Patris Woda, pr.

Dlm sambutan selaku Ketua Panitia dan Persekutuan Seminari Menrngah se-Regio Nusra, Rm Datus mngucapkn terima kasih atas perhatian Komisi Seminari dan semua pimpinan seminari yg menyukseskan temu formator ini. Belisu juga brterima kasih atas keterlibatan panitia, para guru, pgawai dn staf pmbina, komite sekolah Seminari MBSB. Juga disampaikn tetima kasih kpd YM Bp Uskup Maumere, Rm Vikjen, dan Kadis Penddikan Kebudayaan dn Olahraga Kab.Sikka.

Rm Patris Woda mwakili Komisi Seminari mngucapkan trima ksiih atas ksediaan Sem. MBSB yg mnjdi tuan rumah. Beliau mngapresiasi pnerimaan yg luar biasa lewat upacara adat. Beliau jga tegaskn kiprah Komisi Seminari KWI dn mitranya u terus mmbantu dn mndukung perkmbangan seminari2 mnengah se Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *