Hari Pertama Baksos Komunitas Amazing Grace di Rangga, Ribuan Pasien Antre

Ribuan umat mengantre layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang dilaksanakan Komunitas Amazing Grace (KAG) di Gereja Paroki Rangga Keuskupan Ruteng, Selasa (19/09/2017). Selain tim dokter dari Jakarta, sejumlah dokter dan petugas kesehatan dari Manggarai Barat ikut melayani dalam bakti sosial itu.

“Hingga jam delapan malam ini, 1.237 pasien yang dilayani,” kata Koordinator Bakti Sosial Komunitas Amazing Grace Henry Yonathan.

Tim dari Komuntas Amazing grace sendiri, jelas Henry, berjumlah 30 orang. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh 18 orang dokter termasuk tim dokter dari labuan bajo. Anggota tim lainnya bersama petugas kesehatan Puskesmas setempat membantu para dokter mulai dari registrasi pasien hingga menukar resep dokter.

Layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Selasa (19/9) sampai dengan Kamis siang (21/9).

Salah satu dokter dari Komunitas Amazing Grace dr. Yohanes Sunaryo menjelaskan, tim yang ada terdiri atas dokter umum, dokter gigi, dokter gigi bedah, dokter bedah, dan dokter layanan gawat darurat. Sedangkan para pasien datang dengan beragam keluhan.

“Yang banyak sebenarnya hanya mau bertemu dokter, pegel-pegel, sakit tulang, mag. Tetapi ada juga yang serius seperti radang paru-paru, bronchitis, diare sudah tiga hari, tapi itu tidak banyak.” urai dr. Yohanes.

Beberapa pasien, lanjut Yohanes, terpaksa dirujuk karena sakit yang terlalu parah. Timnya menemukan beberapa kasus yang mesti ditangani dengan pembedahan.

“Kalaupun kita mempunyai dokter bedah, yahh terpaksa kita rujuk,” kata Yohanes.

Komunitas Amazing Grace merupakan kelompok rohani Kharismatik Katolik yang berbasis di Jakarta. Selain melaksanakan persekutuan doa komunitas secara rutin, komunitas yang dibimbing Benyamin Ratu itu melayani kegiatan-kegiatan ret-ret dan bakti sosial di berbagai Keuskupan.

Bakti sosial di Paroki Rangga dilaksanakan dalam kerja sama dengan Kevikepan Labuan Bajo Keuskupan Ruteng. Kegiatan yang sama pernah dilakukan di paroki itu pada 2012. Banyaknya pasien yang datang dan kondisi kehidupan mereka yang sederhana mendorong komunitas itu melaksanakan pelayanan kesehatan di lokasi yang sama.

“Ini ke lima kali kami melayani di Keuskupan Ruteng. Terakhir lima tahun lalu di tempat ini yang juga. Kami melihat mereka membutuhkan pengobatan. Beberapa kali kami datang pasiennya membeludak. Itu artinya kebutuhan untuk pengobatan itu memang tinggi,” kata koordinator Bakti Sosial Henry Yonathan

Pastor Paroki Rangga Rm. Agustinus Agung, Pr menyatakan umat parokinya merindukan pelayanan seperti ini. Karena itu, tidak heran jika banyak yang datang.
“Luar biasa tanggapan umat. Yang berobat berasal dari Lembor dan sekitarnya. Juga ada dari Labuan Bajo, Manggarai Timur. Beberapa hari sebelum kegiatan sudah ada yang meminta nomor antrean tetapi kami tolak,” kata Romo Agus.

Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis itu. Selain Komunitas Amazing Grace, pihak yang terlibat yaitu pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang mengizinkan pelaksanaan bakti sosial oleh KAG, Keuskupan Ruteng, para dokter dan petugas kesehatan setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *