Jelang Pesta Keluarga, Uskup Ruteng Ajak Komunitas Seminari Kisol Pelihara Persaudaraan dan Kekeluargaan

Uskup Ruteng mengajak para seminaris, pembina, para guru, dan karyawan Seminari Pius XII Kisol untuk memelihara persaudaraan dan kekeluargaan dalam hidup berkomunitas. Hanya dalam suasana seperti itu, kata dia, pengembangan diri para seminaris untuk menjadi imam dapat berjalan baik. Ajakan itu ia sampaikan dalam pertemuan komunitas menjelang perayaan Ulang Tahun panti pendidikan calon imam itu, Kamis (7/9/2017).

“Sebagai perayaan kekeluargaan, kita melihat ini sebagai perayaan persekutuan. Dan ibarat satu tubuh dengan bagian-bagiannya yang menghormati satu sama lain sebagai anggota, kita sedang membangun corpus christi,” kata Mgr. Hubert yang berbicara menggantikan tradisi Pesan Bapa Rumah yang disampaikan oleh Preses Seminari setiap tahun.

Komunitas seminari sebagai satu keluarga, Mgr. Hubert menguraikan, terdiri atas banyak anggota. Antara lain para seminaris, staf pembina, guru, karawan, dan karyawati. Masing-masing dengan perannya yang khas. Namun, kehadiran para seminaris merupakan yang terutama.

“Seminaris adalah fokus utama dari karya pelananan dari para staf pembina para guru, suster, karyawan dan karyawati. Melalui pelayanan mereka, para seminaris menjadi tempat yang istimewa,” ungkap beliau.

Ia juga secara khusus mengajak para seminaris untuk membina persaudaraan dan kekeluargaan dalam pengembangan diri sebagai calon imam. Hal itu penting pertama-tama karena mereka dipersatukan oleh Tuhan yang memanggil.

“Tuhan yang menjadi tujuan kita. Karena Panggilan Tuhanlah kita ada,” tegasnya.

Selain itu, persaudaraan dan kekeluargaan di kalangan seminaris menjadi penting agar mereka dapat saling membantu dalam pengembangan diri. Dalam semangat persaudaraan, mereka dapat memberi yang terbaik.

“Kalau memberi yang terbaik, kita tidak boleh banyak menuntut. tidak boleh membawa kebiasaan dimanjakan. Setiap seminaris harus siap berkorban, menderita. Setiap kemudahan tidka boleh membuat seminaris manja atau semangat juangnya lemah,” jelas Mgr. Hubert.

Seminari Pius XII Kisol merayakan hari jadinya setiap delapan September. Sudah menjadi tradisi, perayaan itu dirayakan dalam nuansa kekeluargaan dan persaudaraan sehingga lebih dikenal dengan pesta keluarga atau pesta family.

Kunjungan Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng kali ini untuk menghadiri perayaan ulang tahun Seminari itu. Uskup tiba pukul 17.00 di Seminari Kisol, disambut dengan tuak curu dan manuk kapu. Penyambutan dilakukan di Pendopo patres seminari. Kepok disampaikan oleh Kons Jomas didampingi oleh Preses Seminari, Rm. Os Harjo para staff pembina serta para guru, karyawan, dan siswa seminari.

Usai penyambutan, Uskup Hubert menghadiri pertemuan komunitas di Kapela Seminari. Di sana ia berbicara kepada seluruh anggota komunitas menggantikan “Pesan Bapa Rumah” yang setiap tahun disampaikan oleh Preses Seminari menjelang perayaan ulang tahun komunitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *