Press "Enter" to skip to content

Preses Seminari Kisol, Ulang Tahun Seminari sebagai Perayaan Syukur

0

Perayaan ulang tahun Seminari Pius XII Kisol bukan sekadar kesempatan untuk bernostalgia melainkan terutama untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan bagi Gereja, khususnya bagi keberlanjutan proses pembinaan di panti pendidikan calon iman itu. Preses Seminari Rm. Dionisius Os Harjo, Pr menyatakan itu dalam sambutan pada perayaan ulang tahun ke – 62 Seminari Pius XII Kisol, Jumat (8/9/2017)

Seminari Pius XII Kisol, kata Rm. Os, berdiri karena kerja keras banyak pihak. Demikian pula keberlangsungan proses pembinaan di lembaga itu selama 62 tahun, melibatkan dukungan, perhatian dan bantuan banyak orang.

“Tuhan memakai banyak orang untuk menjaga, merawat, dan mencintai seminari ini” kata Rm Os.

Preses seminari itu kemudian mengungkapkan terima kasih kepada sederet nama orang dan lembaga yang selama ini mendukung Seminari Kisol. Di antaranya, mereka yang langsung terlibat dalam pembinaan, yaitu kepada Uskup Ruteng, para pembina, guru, karyawan, dan seminaris.

“Terima kasih juga kepada para imam yang selalu mendoakan para calon imam dan mndorong kaum muda untuk mnjawab pnggilan Tuhan. Juga untuk penderma, keluarga, relasi, Yayasan Sukma, komite sekolah, orang tua dan semua yang degan caranya mmperhatikan Sanpio,” urai Rm. Os.

Ia mengakhiri sambutan dengan meminta dukungan bagi proses selanjutnya di Seminari itu. Dukungan berupa doa dan bantuan langsung bagi proses pembinaan para calon imam.

“Seminari Kisol masih membutuhkan bantuan, perhatian, dukungan, dari semua pihak. Terutama dalam mnghadapi arus kemajuan zaman. Dukunglah degan doa-doamu, kata-kata, juga perbuatan nyata. Dengan itu semua, Sanpio semakin berdiri kokoh ke depan,” kata Rm. Os mengakhiri sambutan.

Uskup Ruteng: Hidup Kita adalah Pewartaan, Seperti Hidup Bunda Maria

Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng yang memimpin Misa syukur perayaan ulang tahun ke – 62 Seminari Pius XII Kisol, mengajak umat untuk belajar dari Bunda Maria. Dalam kotbah, ia menyatakan, seperti Maria, setiap orang Kristen harus menjadikan seluruh hidup pribadinya sebagai bentuk pewartaan.

“Kita tidak hanya menjadi pewarta kata-kata tetapi kita adalah pewarta hidup dan kehidupan. Hidup kita sendiri adalah pwartaan seperti hidup dan kehidupan Bunda Maria,” kata Mgr. Hubert

Ia menjelaskan, Maria adalah orang yang sederhana. Ia berasal dari kampung yang tidak terkenal. Namun, ia menjadi istimewa karena dipanggil Tuhan. Allah bekerja dalam diri orang-orang yang terpanggil untuk mendatangkan kebaikan bagi semua orang.

Setiap orang Kristen, lanjut Mgr. Hubert, adalah orang-orang yang dipnaggil Tuhan, yaitu lewat profesi, tugas, pekerjaan, dan pelayanan masing-masing. Mengutip Paus Fransiskus, ia menegaskan, semua yang menjadi murid-murid Kristus, berkat pembaptisan, adalah pelaku evangelisasi.

“Berkat pmbaptisan semua yang menjadi murid-murid Kristus, adalah pelaku evangelisasi. Kita diutus untuk mewujudkan kasih Allah kepada setiap orang yangg membutuhkan. Oleh karena itu, jangan ada yang diam-diam, pasif atau nonton saja. Tidak perlu takut sebab Tuhan pasti bekerja dalam diri kita, dalam semua yang kita kerjakan,” kata Mgr. Hubert.

Uskup Hubert menutup kotbah dengan menegaskan pentingnya tindakan nyata dari pewartaan Gereja. Pewartaan tidak cukup dengan banyaknya kata-kata yang diucapkan tetapi juga mesti dihayati dalam perbuatan nyata.

“Hendaknya kita berbicara melalui hidup dan kehidupan kita scara nyata. Seperti Maria sdikit bicara, menyimpan dlm hati, kitapun harus bnyak brbuat baik,” ungkap Mgr. Hubert.

Rangkaian Kegiatan Pesta Family

Perayaan puncak ulang tahun Seminari Pius XII Kisol dilaksanakan dalam Ibadat meriah, misa syukur dan resepsi, Jumat (8/9/2017). Misa dipimpin oleh Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng. Ikut sebagai konselebrantes dalam perayan itu ekonom Keuskupan Ruteng Rm. Aloysius Jonson dan para romo pembina di Seminari itu. Selain para siswa seminaris, hadir dalam perayaan itu komite sekolah, Pak Johnny Plate yang diwakili oleh Pak Primus Adeodatus Latu Batara, Staf Bank Ntt BPD Borong, dan BRI Unit Borong.

Sebelumnya, aneka kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka ulang tahun seminari. Kegiatan, yang dimulai 26 Juli lalu, meliputi pertandingan dan perlombaan bidang olah raga dan panggung pentas. Tiga hari menjelang perayaan puncak, seluruh warga komunitas seminari menggelar triduum, yaitu doa dengan intensi khusus bagi keberlangsungan pembinaan calon imam di Seminari Kisol.